Atari Luncurkan Cryptocurrency

Atari dikabarkan kembali lagi ke bisnis gaming konsol dengan perilisan konsol terbaru mereka Atari VCS 800, dimana akan dirilis pada musim gugur ini. Setelah beberapa delay yang dilakukan, dimana beberapa karena pandemi COVID-19, konsol ini akhirnya rampung dan siap untuk dirilis pada tanggal 27 November mendatang. Atari juga mengumumkan bahwa konsol tersebut juga akan hadir dengan cryptocurrency-nya sendiri.

Cryptocurrency tersebut bernama Atari Token, dan akan digunakan untuk membeli berbagai game untuk konsol Atari VCS setelah konsol tersebut dirilis. Atari menyatakan bahwa tujuan dari Atari Token adalah untuk membuat sebuah token untuk industri gaming yang dapat digunakan pada konsol lainnya. Pihak perusahaan berencana untuk mengintegrasikan mata uang tersebut dengan berbagai game mereka, dan layanan yang lainnya seperti Atari Casino.

Atari Token akan dijual dengan harga 25 sen pada investor retail di Bitcoin.com pada akhir bulan, 29 Oktober. Untuk permulaan, Atari berencana untuk menjual Atari Token seharga kurang lebih 1 juta USD (sekitar 14,7 miliar Rupiah), yang nantinya bisa digunakan untuk membeli game, dan pembelian di dalam game. Atari berencana untuk memperluas kegunaan token tersebut setelah perilisan Atari VCS, dan membuat token tersebut digunakan pada keseluruhan industri gaming.

Sang perusahaan berkeinginan untuk menjembatani market crypto dengan industri gaming, dan membuatnya menjadi lebih mudah untuk diakses pada berbagai platform dan gamer sebanyak mungkin. Atari saat ini sedang berkolaborasi dengan beberapa partner, termasuk Bitcoin.com Exhcnage, LiteCoin Foundation, Chain Games, dan yang lainnya. Atari juga menggunakan situs mereka sendiri bersama dengan Atari Wallet dan lainnya untuk membuat lingkungan blockchain Atari yang berpusat pada brand perusahaan. Tujuannya untuk secara perlahan namun pasti, memperkenalkan sistem ini kepada para gamer, dan secara bertahap meningkatkan pengguna Atari Token.

Sumber: Gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: