Dontnod Menolak Beberapa Proposal Untuk Akuisisi

Pada saat tampaknya setiap studio independen yang tumbuh ke ukuran tertentu dan memiliki satu atau dia buah game populer akhirnya diakuisis oleh entitas yang lebih besar, Dontnod tumbuh sambil mempertahankan independen mereka.

Berbicara dengan IGN, CEO Dontnod, Oskar Guilbert mengatakan bahwa Dontnod sebenarnya telah menolak sejumlah perusahaan yang ingin mengakuisisi mereka dalam beberapa tahun belakangan ini.

“Sejujurnya, kami telah menolah beberapa proposal,” ucapnya. “Terdapat banyak orang yang tertarik pada industri game, dan melihat industri game sebagai sebuah El Dorado untuk investasi.”

“Kami mendapatkan 40 juta Euro pada bulan Januari ini. Namun untuk kami, sangat penting bahwa shareholder yang lama masih memiliki kepemilikan myoritas, dan masih tetap membuat perusahaan independen. Itu adalah hal yang sangat penting bagi kami.”

Mengapa Dontnod sangat ingin tetap independent? Untuk Guilbert, hal ini terkait dengan identitas yang telah dibuat Dontnod selama bertahun-tahun.

“Nilai-nilai, jenis permainan yang ingin kami lakukan – sangat penting bagi kami bahwa kami menjaga identitas perusahaan ini untuk masa depan. […] Saya tidak ingin berpura-pura, tetapi kami adalah salah satu dari perusahaan game yang membuat game semacam ini – seperti Life is Strange, seperti Tell Me Why, dan Vampyr. Kami benar-benar ingin terus melakukan ini. Dan kami beruntung karena mitra kami saat ini, roang-ornag yang memberikan dana untuk perusahaan kami masih mengizinkan kami melakukan apa yang ingin kami lakukan.”

Saat ini Dontnod memiliki sekitar 250 Karyawan yang secara internal mengerjakan enam game, lima game tersebut berada di kantor pusat yang berlokasi di Paris, dan yang ke enam berada di studio Montreal yang baru. Perusahaan ini mengalami pertumbuhan yang lamban namun pasti, tidak ingin terlalu mengumbar janji, atau membuat banyak game sekaligus, namun tidak ingin berfokus kepada satu game saja.

Sumber: IGN

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: