EA Patenkan Adaptive Difficulty System Yang Akan Membuat Kalian Bermain Semakin Lama

Electronic Arts telah mengembangkan sebuah sistem bernama Adaptive Difficulty System yang secara dinamis akan menyesuaikan tinggat kesulitan sebuah game. Namun, bersaman dengan diungkapnya paten EA ini, sistem ini bertujuan agar para pemain tetap aktif bermain dalam jangka periode waktu yang lebih lama.

Paten, yang diajukan para bulan Oktober taun lalu, dan diterbitkan pada akhir Maret 2021 ini, menjelaskan sistem yang dapat melakukan penyesuaian granular otomatis kepada sebuah game untuk meningkatkan tingkat kesulitan bermain. Mirip dengan sistem yang digunakan oleh Resident Evil 4 dan Left 4 Dead, dimana sebuah sistem memonitor performa pemain, dan menggunakan data tersebut untuk mengubah perilaku musuh. namun, EA seertinya memiliki sebuah tambahan, atau sebuah motif alternatif dibalik sekadar mengatur tingkat kesulitan.

Seperti yang diuraikan dalam abstrak paten tersebut, sistem ini dapat “meninjau data riwayat aktivitas pengguna sehubungan dengan sebuah game atau beberapa game lainnya untuk menghasilkan sebuah model prediksi retensi game”. Model ini kemudian digunakan untuk memprediksi berapa lama pengguna diharapkan untuk bermain. Dengan menggunakan prediksi ini, dynamic difficulty system dapat mengjkalibrasi challenge untuk memastikan kalian bermain selama durasi tersebut.

Detail lebih lanjut mengenai keinginan EA untuk sistem tersebut terlampir pada bagian Background. Berikut, pernyataan EA bahwa “developer software biasanya ingin software mereka melibatkan pengguna selama mungkin”. Perusahaan mencatat bahwa “salah satu tantangan developer game adalah mendesain game dengan tingkat kesulitan yang paling mungkin membuat pengguna tetap terlibat untuk jangka waktu yang lebih lama.” Sistem dynamic difficulty ini sepertinya merupakan jawaban EA untuk masalah tersebut.

Difficulty merupakan sebuah masalah yang penting dalam sebuah desain game, dan konsep adaptive difficulty merupakan suatu yang menarik, dimana setiap pemain memiliki tingkatan yang berbeda ketika menghadapi sebuah tantangan. Namun deskripsi mengenai paten EA ini lebih menitik beratkan kepada pihak developer/publisher dibandingkan gamer.

Sumber: IGN

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: