FIFA 23 Mendapatkan Bom Review

Game FIFA 23 mendapatkan bom review dari para gamer yang menunjukan kekecewaan mereka. Game FIFA 23 sendiri akhirnya dirilis pada tanggal 30 September kemarin, namun Ultimate Edition telah tersedia pada tanggal 27 September. Versi ini adalah untuk para gamer yang memainkan mode Ultimate Team, dimana mereka mendapatkan 4,600 FIFA Points, dan berbagai kartu bonus yang tidak dapat di trade.

FIFA 23 sendiri menggunakan teknologi HyperMotion 2 yang ditujukan agar para pemain mendapatkan pengalaman yang lebih otentik dan realistis. Dimana teknologi ini menambahkan 6 ribu HyperMotion ke dalam game, bersamaan dengan sejumlah mekanisme akselerasi tipe baru. FIFA 23 sendiri mendapatkan ulasan yang cukup positif jelang perilisannya, namun para gamer tampaknya memiliki pendapat lain.

Para pemain FIFA 23 sendiri telah membagikan ulasan negatif pada situs Metacritic sebagai cara mereka menunjukan kekecewaan mereka mengenai game ini. Game ini mendapatkan angka 77 dari para kritik game, yang dianggap game ini cukup positif. Namun pada user score berada di angka 2,3. Keluhan yang diberikan cukup umum, dimana para gamer menganggap bahwa FIFA 23 tidak menghadirkan pembaruan yang besar dari FIFA 22. Sedangkan keluhan yang lain menyerang microtransactions, dan mekanisme pay-to-win yang ada di dalam game.

Bom review ini tidak terbatas di Metacritic dimana game ini mendapatkan review Mostly Negative di Steam, dimana keluhan berfokus kepada sistem anti-cheat yang mencegah para pemain untuk memainkan game mereka. Banyak gamer yang menyebutkan bahwa mereka telah membayar lebih untuk Ultimate Edition dari FIFA 23 agar bisa bermain lebih awal, namun tidak bisa karena error yang berhubungan dengan layanan anti-cheat.

Sumber: Gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: