Game Eksklusif PlayStation 5 Dari Jade Raymond Dikabarkan Adalah Online Service Game

Game eksklusif PlayStation 5 yang tengah dikerjakan oleh Haven Entertainment milik Jade Raymond dikabarkan merupakan sebuah game online game-as-a-service.

Infor ini didasarkan kepada laporan baru mengenai media publikasi asal Italia, Multiplayer.IT, dimana mengutip para perekrut sebagai sumber informasi.

Pada awal tahun ini, Raymond yang merupakan producer veteran yang berada di belakang Assassin’s Creed dan studio Motive milik EA telah meninggalkan posisinya di Google setelah Google memutuskan untuk menutup tim pengembangan game internal Stadia.

Studio barunya yang bernama Haven Entertainment Studios akan berbasis di Montreal, Kanada, dan game pertama mereka adalah sebuah game original IP yang didanai oleh Sony Interactive Entertainment.

Dilansir dari Linkedin, Haven telah memperkerjakan sebuah grup yang berisikan para veteran dari sekitar Montreal, termasuk mantan producer Assassin’s Creed Sebastien Pule, dan lead writer Corey May, art director Watch Dogs 1 dan 2 Mathieu Leduc, dan gameplay director Shadow of the Tomb Raider, Daniel Drapeau.

Meski sejauh ini tidak terdapat detail dibagikan ke publik mengenai proyek PS5 dari Haven, Raymond telah menghadirkan sejumlah petunjuk.

Dalam sebuah postingan blog yang dirilis pada bulan kemarin, pihak studio menuliskan bahwa “penggumar, bukan pengembang profesional” akan mendorong IP di masa depan.

“Franchise yang hit di masa depan perlu dirancang untuk memastikan kualitas dan kanon bahkan ketika -terutama ketika – kami menyerahkan kepemilikan kepada para penggemar,” tulis Raymond. “Para penggemar akan memiliki kemampuan kreatif untuk mengarahkan cerita, membentuk dunia game, dan memacu viralitas dari dalam ke luar.”

Raymond sendiri dikenal setelah sebelumnya merupakan executive produer di Ubisoft Montreal dari 2004 hingga 2010, dimana ia membantu membuat seri Assassin’s Creed.

Sumber: VGC

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: