Grinding pada Assassin’s Creed Valhalla akan lebih balance dibanding Assassin’s Creed Odyssey

Dengan diumumkannya Assassin’s Creed Valhalla oleh Ubisoft pada minggu lalu, tentu banyak orang yang penasaran dan menantikan informasi game ini dikarenakan demo gameplay dari Valhalla baru akan diperlihatkan lusa pada Inside Xbox, banyak juga orang yang skeptis mengenai game ini dikarenakan game pendahulunya yakni Assassin’s Creed Odyssey memiliki fitur yang tidak begitu disukai dan salah satunya ada sistem grinding yang terlalu dipaksakkan.

Ashraf Ismail selaku creative director melalui wawancara dengan Press Start sendiri sudah mengungkapkan bahwa sistem grinding di dalam Valhalla akan lebih balance dibanding Odyssey, Ismail mengungkapkan pemain bisa menggunakan segala konten yang ada di dalam game semau mereka, baik untuk kepentingan cerita utama, atau hal-hal sampingan seperti membangun desamu semaju mungkin.

Mengingat bagaimana Assassin’s Creed Odyssey dulunya memaksakkan pemain untuk melakukan grinding dan menjalankan berbagai side quest, tentu ini merupakan kabar baik bagi para penggemar franchise Assassin’s Creed karena mereka diberikan kebebasan untuk melakukan grinding intensif ataupun tidak.

Sumber: Gaming Bolt

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More