Hideo Kojima Tidak Suka Nama Director’s Cut di Death Stranding PlayStation 5

Hideo Kojima belum lama ini menyatakan bahwa ia tidak suka menyebut game Death Stranding yang akan hadir di PlayStation 5 nanti dengan ‘Director’s Cut’.

Kojima, yang menulis, mendesain, memproduksi dan mengarahkan game ini, membuat postingan di Twitter yang menjelaskan mengapa ia tidak setuju dengan branding Director’s Cut.

Dilansir dari Kojima sendiri, ketika sebuah film dipanggil dengan sebuah Director’s Cut hal tersebut berarti visi asli sutradara telah dikompromikan, dan Director’s Cut adalah visi original.

Namun ia berpendapat bahwa Death Stranding original adalah visinya, dan Director’s Cut bukan memulihkan hal-hal yang telah dihapus sebelumnya, namun menambahkan hal-hal baru diatasnya, dan mungkin sebaiknya disebut sebagai Director’s Plus bukan Director’s Cut.

Death Stranding Director’s Cut sebelumnya telah diumumkan pada acara live Summer Games Fest Kickoff pada bulan kemarin.

Selain menghadirkan visual yang lebih baik, game tersebut juga akan memiliki sejumlah fitur baru yang sebelumnya tidak ada di versi PlayStation 4.

Hal ini termasuk mekanisme pertarungan yang baru, yang di desain untuk membuat pertarungan melawan musuh menjadi lebih menyenangkan. Serangan jarak dekat telah ditingkatan, sebuah ‘maser gun’ bari bisa di dapatkan, dan para pemain juga akan menemukan senapan mesin.

Terdapat Firing Range baru dimana para pemain bisa melatih skill menembak mereka dalam misi latihan.

Game ini juga menambahkan support tool baru yang dirancang untuk membantu para pemain pada bagian delivery, termasuk sebuah cargo catapult yang mengizinkan para pemain untuk menembakan kargo jarak jauh, sebuah sekeleton support baru, sebuah buddy bot yang dapat menggendong para pemain ketika mereka lelah, dan sebuah jump ramp portable.

Death Stranding Director’s Cut sendiri akan hadir di PS5 pada tanggal 24 September mendatang.

Sumber: Siliconera, VGC

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: