Nintendo Mendapatkan Tuntutan Baru Mengenai Joy-Con Drifting

Permasalahan hukum pada Nintendo seputar kontroler Nintendo Switch, Joy-Con terus berlanjut, dimana pada hari ini dikabarkan terdapat sebuah tuntutan baru di Prancis terkait hal tersebut. Kembali pada perilisan konsol tersebut di tahun 2017 yang lalu, tidak sedikit pemilik konsol tersebut telah mengeluh mengenai kecacatan yang dihadirkan pada kontroler Nintendo Switch, yang menyebabkan drifting ketika bermain game, bahkan hal tersebut juga terjadi meski joystick dalam posisi netral.

Hal ini tentunya telah terbukti menjadi sebuah masalah, dan tidak lama kemudian terdapat bebrapa pemilik konsol tersebut tidak puas, dan memutuskan untuk mengambil tindakan hukum terhadap Nintendo atas ketidakmampuan perusahaan tersebut untuk memperbaiki masalah ini secara efektif. Pada bulan Juli tahun lalu, Ryan Diaz dari Seattle mengajukan gugatan setelah permasalahan drifting pada kontroler Joy-con miliknya terus berlanjut, bahkan setelah Nintendo mengirimkan penggantinya.

Hakim di Amerika Serikat yang bertanggung jawab menangani kasus ini menaikan tuntutan tersebut ke arbitrase pada awal bulan Maret, meski terdapat upaya dari Nintendo untuk menutup kasus tersebut, namun situasinya menjadi semakin buruk sehingga sang presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa mengakui dan meminta maaf atas kecacatan produk mereka, dalam sesi Q&A laporan keuangan pada bulan Juni kemarin. Sayangnya, sepertinya tuntan hukum terus datang untuk perusahaan konsol asal Jepang ini.

Berdasarkan situs berita Prancis, Le Monde, bahwa sebuah grup konsumen yang dikenal sebagai UFC-Que Choisir telah melayangkan klaim terhadap Nintendo kepada Nanterre, jaksa penuntut umum Paris hari ini. Berdasarkan klaim ini, UFC-Que Choisir telah mengumpulkan lebih dari lima ribu testimoni dari para konsumen hanya dalam waktu dua hari mengenai kecacatan dari Joy-Con Nintendo Switch, yang menurut para ahli mengatakan dapat disebabkan oleh “keausan dini pada sirkuit tercetak” dan “kurangnya penyegelan yang mana menyebabkan sejumlah debu di dalam joystick.” Seorang juru bicara dari UFC_Que Choisir menyatakan dalam siaran pers yang mengumumkan bahwa 65 persen dari testimoni yang dikumpulkan menunjukan bahwa permasalahan tersebut terjadi dalam dua tahun pertama, dan 25 persen mengalami drifting pada Joy-Con mereka dalam kurun waktu enam bulan.

Sumber: Screenrant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: