Pendapatan Apex Legends Tembus 29 Triliun Dalam Tiga Tahun

Apex Legends dikabarkan telah berhasil menghasilkan pendapatan sebesar 2 miliar USD atau sekitar 29 triliun Rupiah. Game battle royale yang dapat dimainkan secara gratis ini berhasil mencapai pencapaian ini pada saat kuartal ke empat perusahaan yang berakhir pada tanggal 31 Maret, 2022.

Chief Financial Officer dari EA, Chris Suh, mengatakan bahwa pendapatan dari Apex Legends meningkat lebih dari 40% untuk tahun ini. Sekitar setengah dari masa hidup Apex Legends berhasil di capai pada saat tahun fiskal EA sebelumnya.

Satu tahun sebelumnya, mantan CFO EA, Blake Jorgensen melaporkan bahwa Apex Legends dikabarkan telah menghasilkan lebih dari 600 juta USD pada tahun fiskal 2021, yang berhasil membuat pendapatan yang dihasilkan oleh Apex Legends menembus 1 miliar USD. Selain pendapatan, sang developer, Respawn mengklaim pada bulan April tahun lalu bahwa jumlah pemain Apex Legends telah berhasil melampaui 100 juta pemain.

Pada awal minggu ini, Apex Legends, Suh menyebutkan bahwa Apex Legends baru saja mengakhiri Season 12 dari game tersebut. Dan Season 13 dari Apex Legends dirilis pada tanggal 10 Mei kemarin. Berjudul Savior, season baru ini memperkenalkan Legend Newcastle, sebuah update besar Storm Point, dan sebuah sistem Ranked yang di kerjakan kembali, bersamaan dengan beberapa fitur lainnya.

Selain itu, EA dan Respawn nantinya akan merilis Apex Legends Mobile pada tanggal 17 Mei mendatang untuk iOS dan Android.

Sumber: VGC

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: