Penggabungan Akun Oculus dan Facebook, Kacau

Dikabarkan, para pengguna perangkat headset VR Oculus mengalami masalah ketika ingin menggabungkan akun Oculus dengan akun Facebook mereka. Yang membuat mereka tidak bisa menggunakan headset tersebut.

Dilansir dari VG247, berdasarkan beberapa laporan yang tersedia, para pemilik perangkat Oculus Quest 2, yang membuat sebuah akun Facebook untuk pertama kalinya, mengalami permasalahan dengan sistem verifikasi.

Salah satu laporan dari UploadVR, beberapa pengguna baru tidak dapat melakukan verifikasi atau mendapatkan akun mereka langsung ter-suspend.

Bahkan terdapat beberapa user yang akunnya sudah tidak diaktifkan terkena suspend, karena mencoba untuk mengaktifkan akun tersebut lagi, atau ketika mereka ingin menggabungkan akun mereka dengan akun Oculus, yang merupakan salah satu syarat baru yang ditetapkan oleh Facebook sendiri.

Terdapat beberapa metode untuk melakukan verifikasi yang salah satunya menyertakan ID pengguna, atau orang tersebut diminta untuk mengisi dokumen sehingga identitas mereka dapat diverifikasi oleh pihak Facebook.

Ada cukup banyak permasalahan dengan Facebook yang di posting orang-orang di Reddit. Dimana salah seorang pengguna Reddit melaporkan, bahwa meski ia sudah mengirimkan lisensi pengendara miliknya, Facebook menyatakan bahwa mereka tidak akan membatalkan suspen akun miliknya.

Facebook akhirnya berkomentar mengenai permasalahan ini, atas permintaan UploadVR, dimana pihak Facebook mengatakan:

Berdasarkan hal yang telah kami dapati dari laporan customer service. Orang-orang yang mengalami permasalahan login ke perangkat mereka tidak akan kehilangan akses pada konten yang telah mereka beli.

Sebagian pengguna mungkin mengalami masalah untuk mengakses konten mereka untuk sementara waktu, saat masku ke Quest 2 dengan akun Facebook mereka, namun mereka akan tetap dapat mengakses konten mereka setelah permasalahan login tersebut diselesaikan.

Sumber: VG247

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: