PlayStation Kofirmasi Akan Melakukan Reorganisasi JAPAN Studio

Sony dilaporkan telah mengurangi pengembangan game di Sony JAPAN Studio, sebuah developer first party yang bertanggung jawab atas game seperti Ape Escape, Gravity Rush, dan The Last Guardian.

Berdasarkan berbagai sumber, VGC melaporkan bahwa “sebagian besar” developer JAPAN Studio telah diberhentikan setelah kontrak tahunan mereka tidak diperpanjang. Yang tersisa di studio adalah staf lokalisasi, dan bisnis, dan juga Team ASOBI, developer untuk seri Astro Bot. ASOBI kabarnya akan terus membuat game sebagai studio standalone.

Masih tidak diketahui masa depan pada External Development Department dari JAPAN Studio, dimana yang membantu mengembangkan game seperti Demon’s Souls dan Bloodborne, dan juga berbagai developer pihak ketiga di Jepang.

Berbagai sumber mengatakan ke VGC bahwa JAPAN Studio belum cukup menguntungkan, dan terdapat ketidaksepakatan mengenai arah studio tersebut. JAPAN Studio sendiri ingin membuat game untuk pasar Jepang terlebih dahulu dengan daya tarik global. Sedangkan PlayStation dilaporkan ingin JAPAN Studio mengerjakan game yang hit di global, mirip dengan tim first-party di Amerika Utara dan Eropa.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, orang-orang penting dari studio tersebut seperti Keiichiro Toyama, telah hengkang dari JAPAN Studio bersama Junya Okura dan Kazunobu Sato untuk mendirikan Bokeh Game Studio.

Dan kemarin, produser Bloodborne, Masaaki Yamagiwa juga mengumumkan bahwa ia pergi dari JAPAN Studio.

Dikabarkan oleh pihak IGN bahwa SIE telah mengkonfirmasi JAPAN Studio PlayStation Studios  akan di reorganisasi menyusul laporan bahwa pengembangan game pada developer first party akan dikurangi. Dalam sebuah pernyataan kepada IGN, Sony mengumumkan bahwa JAPAN Studio akan “dipusatkan kembali” di sekitar Team ASOBI, pengembang yang ada di belakang Astro’s Playroom.

Lokalisasi, manajemen IP, dan produksi eksternal juga akan terkonsentrasi dalam sayap dari PlayStation Studios. Sony merilis PlayStation Studio sebagai sebuah payung baru yang menjadi rumah bagi para developer first-party mereka, termasuk Sony Santa Monica, Naughty Dog, Sucker Punch, Insomniac, dan yang lainnya.

Berikut pernyataan penuh dari JAPAN Studio:

Dalam upaya untuk lebih memperkuat operasi bisnis, SIE dapat mengonfirmasi bahwa PlayStation Studios JAPAN Studio akan di reorganisasi menjadi organisasi baru pada tanggal 1 April. JAPAN Studio akan dipusatkan kembali ke Team ASOBI, tim kreatif yang ada dibelakang Astro’s PLAYROOM, memungkinkan tim tersebut untuk fokus pada satu visi dan membangun popularitas Atro’s PLAYROOM.

Selain itu, peran produksi eksternal, lokalisasi software, dan manajemen IP dari game JAPAN Studio akan akan terkonsentrasi dalam fungsi global dari PlayStation Studios.

Sumber: IGN

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: