Sony Melarang Para Peserta Preview Untuk Melihat UI PlayStation 5

Sejumlah media dan YouTuber Jepang belum lama ini di undang untuk mencoba konsol yang sebentar lagi akan dirilis, yaitu PlayStation 5. Acara tersebut membuat media asal Jepang merilis berbagai foto mendetail atas konsol tersebut, dan juga demo gameplay dari berbagai game eksklusif PlayStation 5, seperti Godfall, dan Astro’s Playroom, namun Sony melarang para pesertanya untuk mengotak-atik salah satu yang paling misterius dari PS5, User Interface.

Sejauh ini, hal yang paling bisa diketahui mengenai UI PS5 adalah ketika Sony menampilkan animasi dan layar startup ketika mengungkap konsol tersebut di bulan Juni kemarin. Semenjak saat itu, Sony memastikan untuk menyimpan informasi UI konsol tersebut agar tidak bocor. Namun, bukan berarti bahwa Sony berhasil menyimpannya dengan aman, salah sati pengguna Twitter belum lama ini membagikan beberapa foto yang menampilkan tampilan memory dari PS5. Namun keaslian dari foto tersebut masih belum diverifikasi, dan mungkin saja gambar tersebut adalah gambar palsu atau gambar yang telah di edit.

Dilansir dari Dengeki Online, sebuah media publikasi asal Jepang yang diberikan kesempatan untuk bermain dengan PS5, Sony dengan sengaja melarang siapapun untuk mengintip UI konsol tersebut, dengan tidak mengizinkan para peserta dari media untuk membuka menu yang ada di sistem. Sony juga memblokir tombol Create DualSense agar tidak bisa digunakan, sehingga sampai saat ini para gamer tidak mengetahui apapun tentang tombol tersebut.

Tentunya, meski Sony terus menaja UI PS5 agar tetap menjadi misteri, hal tersebut tidak menghentikan para gamer untuk berspekulasi. Pada bulan kemarin, seorang pengguna Reddit membuat sebuah konsep UI konsol tersebut dengan mengembangkan gaya dari UI PS4 sesuai dengan bayangannya. Namun jika, bocoran UI PS5 benar, maka UI tersebut lebih mirip dengan PS3 ketimbang PS4. Sebelumnya Sony telah mengatakan bahwa dashboard PS5 akan di desain ulang.

PlayStation 5 akan dirilis pada tanggal 12 November, dan 19 November, 2020 nanti.

Sumber: Gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: