TiMi Studios Dilaporkan Menjadi Developer Game Terbesar di Dunia

Terdapat peningkatan permintaan yang besar untuk beragam video game yang baru dan menyenangkan untuk dimainkan di rumah, karena orang-orang harus mematuhi regulasi social distancing di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung. Aturan-aturan tersebut telah terbukti bermanfaat bagi beberapa industri, terutama industri game, yang terdapat peningkatan besar pada tahun 2020.

TiMi Studios, yang dimiliki oleh tencent Games, dan bertanggung jawab atas berbagai game seperti Honor of Kings, dan Call of Duty Mobile, telah mendapatkan profit yang besar pada tahun 2020. Berdasarkan sebuah laporan eksklusif Reuters, orang dalam studio membocorkan bahwa perusahaan tersebut berhasil meraup keuntungan sebesar 10 miliar USD (sekitar 145 triliun Rupiah) di tahun 2020.

Jika bocoran mengenai pendepatan sebesar 10 miliar USD benar adanya, maka hal ini akan membuat TiMi Studios milik Tencent Games menjadi developer game terbesar di seluruh dunia. Tidak hanya itu, hal tersebut memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk merambang diluar game mobile dan berpindah ke game AAA untuk konsol dan PC.

Kabar kesuksesan untuk Tencent ini tentunya bukanlah hal yang mengejutkan bagi mereka yang telah memperhatikan perusahaan tersebut akhir-akhir ini. Tidak sedikit studio besar yang berpaling ke Tencent untuk meminta bantuan dalam mengadaptasi game desktop atau konsol ke platform mobile, atau menghadirkan game mereka di China.

Tencent sendiri juga berencana untuk membuat lebih banyak studio di luar China dengan tujuan untuk membuat konten original yang dapat menarik gamer secara global. Hal ini tidak saja berlaku untuk TiMi Studios, namun juga Lightspeed, dan Quantum Studios, dimana berlokasi di wilayah Los Angeles.

TiMi Studios sendiri dicatat bertanggung jawab atas 40 persen dari total profit yang di dapat oleh Tencent. namun dengan keseluruhan studio yang dimiliki oleh Tencent, perusahaan tersebut berhasil mendapatkan sekitar 23 Miliar USD, atau sekitar 334 triliun Rupiah dalam penjualan game online saja di tahun 2020.

Sumber: Gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: