Video Teardown Dari IFixIt Ungkap Potensi Drifting DualSense

Sebuah video teardown kontroler DualSense dari IFixIt telah mengungkap potensi penyebab dari permasalahan drifting yang dirasakan oleh para pemilik konsol PlayStation 5.

Video dari IFixIt, yang bisa kalian tonton dibawah ini, menjelaskan mengapa kontroler DualSense menggunakan “hardware joystick off-the-shelf dengan sebuah sejarah panjang yang dapat diprediksi dan dapat dicegah.”

 

Module dari joystick tersebut diproduksi oleh sebuah perusahaan yang bernama ALPS, dan telah digunakan pada kontroler lainnya seperti DualShock 4 dari PlayStation 4, kontroler Xbox One, dan Xbox Elite, dan kontroler Nintendo Switch Pro Controller.

Model yang digunakan pada kontroler DualSense, adalaha RKJXV, yang memiliki siklus hidup dua juta siklus, sedangkan umur untuk tombol tengah joystick berada di sekitar 500 ribu siklus.

IFixIt menyebutkan bahwa, meski angka ini dapat berbeda tergantung bagaimana kalian memainkan game, dan tipe game apa yang kalian mainkan, bagian ini dapat melampaui umurnya dengan lebih dari 400 jam game. Hal ini berdasarkan gameplay Call of Duty dari karyawan IFixIt.

Namun, hal ini merupakan asumsi saat tidak ada masalah drifting. Sama seperti Nintendo Switch, kini telah terdapat kasus mengenai permasalahan drifting DualSense, dan sebuah tuntutan hukum telah dilayangkan kepada Sony mengenai masalah ini.

Namun, IFixIt menyebutkan bahwa ALPS kemungkinan besar tidak bisa disalahkan atas masalah drift ini dan “mungkin bukan penjahat dari cerita ini.”

Penyebab utama drifting sebenarnya muncul dari hubungan dengan potensiometer, yang membantu Sense untuk merasakan jenis gerakan apa yang ingin dilakukan pemain.

Setiap joystick memiliki dua potensiometer di dalamya, dan saling tegak lurus, dan keduanya mengukur atas dan bawah, kiri dan kanan.

Potensiometer merupakan sebuah sistem tiga terminal yang menggunakan tegangan untuk mengukur posisi di joystick. Terminal tiga ini, dikenal sebagai wiper, bergerak dalam sebuah trek sendiri. Ketika kalian menggerakan joystick, posisi wiper yang biasanya di netral, posisi tengah, akan bergerak dan kontroler akan mengetahui bagaimana atau arah mana yang kalian tuju.

Terdapat dua buah bagian yang berpotensi menjadi permasalahan tersebut, sebuah per yang mengembalikan joystick ke posisi semula, posisi tengah, dan salah satu bagian yang membuat joycon bisa di tekan kedalam.

Seiringan dengan waktu, per dapat meregang, dan menciptakan posisi netral baru yang tidak ada di tengah. Hal ini akan membuat potensiometer mengira jari kalian menggerakan joystock meskipun tidak.

Terkontaminasi dan ketidaksempurnaan juga dapat membuat drifting, dimana keduanya dapat mempengaruhi tegangan, dan membuat kesalahan pembacaan di bagian terminal. Hal ini bisa berasal dari debu plastik, dari komponen yang tergerus terus, diluar itu makanan dan minuman merupakan sumbernya.

IFixIt menawarkan beberapa solusi, termasuk melepas housing potensiometer dan membersihkan atau mengganti wiper. Pilihan lebih lanjut lainnya meliputi solder, dan jika kalian tidak ingin melakukan hal tersebut, terdapat banyak video YouTube yang mengajarkan cara untuk memperbaiki drifting jika kalian ingin mencobanya.

Sumber: VG247, IGN

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: