Yoko Taro Disuruh Untuk Tidak Memperdulikan Review NieR: Automata di Barat

Raden Erlangga – Sejak perilisannya di tahun 2017, NieR: Automata tidak hanya menjadi hit global, tetapi juga mengubah cara pandang industri game Jepang dalam menargetkan pasar internasional.

Yoko Taro Disuruh Untuk Tidak Memperdulikan Review NieR: Automata di Barat

Dalam wawancara terbaru dengan AV Watch, Shuhei Yoshida, veteran Sony dan PlayStation, menyebut bahwa kesuksesan game ini menjadi titik balik bagi kebangkitan industri game Jepang.

Dari Tren Hollywood ke Keunikan Jepang

Menurut Yoshida, di era PlayStation 3, banyak developer Jepang yang berusaha meniru tren game Barat, mengikuti gaya visual realistis ala Hollywood. Sayangnya, pendekatan ini justru membuat banyak game kehilangan identitasnya dan gagal mendapat sambutan baik di pasar global.

Yoko Taro Disuruh Untuk Tidak Memperdulikan Review NieR: Automata di Barat

Namun, segalanya berubah ketika NieR: Automata hadir. Yoshida menilai bahwa kesuksesan game ini membuktikan bahwa developer Jepang tidak perlu mengikuti tren Barat untuk bisa sukses secara global.

“Saya rasa Yoko Taro menciptakan game ini tanpa memikirkan penjualan di luar negeri sama sekali. Tetapi hasilnya sangat luar biasa.” – Shuhei Yoshida

Setelah keberhasilan NieR: Automata, semakin banyak developer Jepang yang mulai percaya bahwa membuat game berdasarkan budaya dan kreativitas mereka sendiri adalah kunci sukses.

“Setelah NieR, semua orang menyadari bahwa ini bukan hanya sesuatu yang bisa mereka lakukan. Tetapi juga sesuatu yang harus mereka lakukan.”

Yoko Taro: “Saya Diperintahkan untuk Tidak Peduli Review Barat”

Menanggapi pujian Yoshida, Yoko Taro mengungkapkan bahwa sebenarnya ia ‘diperintahkan’ untuk tidak terlalu memikirkan pasar luar negeri saat mengembangkan NieR: Automata.

Yoko Taro Disuruh Untuk Tidak Memperdulikan Review NieR: Automata di Barat

Melalui akun X (Twitter), Yoko Taro berterima kasih kepada Yoshida, tetapi ia mengklarifikasi bahwa keputusan tersebut berasal dari produser game ini, Yosuke Saito.

“Saito memerintahkan saya untuk membuat game yang menargetkan pasar Jepang, tanpa perlu khawatir soal review dari luar negeri.”– Yoko Taro

Namun, Saito kemudian meluruskan pernyataan ini dengan menjelaskan bahwa maksudnya bukan untuk menutup diri dari pasar global. Melainkan meyakinkan tim bahwa game Jepang bisa sukses tanpa harus dipaksakan mengikuti selera Barat.

Yoko Taro Disuruh Untuk Tidak Memperdulikan Review NieR: Automata di Barat

“Kita adalah orang Jepang, jadi tidak perlu repot-repot menyesuaikan diri dengan pasar luar. Pasti ada setidaknya satu juta orang di dunia yang benar-benar ingin memainkan game Jepang yang dibuat oleh orang Jepang. Terutama oleh Yoko Taro.” – Yosuke Saito

NieR: Automata dan Era Baru Game Jepang

Sejak perilisannya, NieR: Automata telah terjual lebih dari 7,5 juta kopi dan menjadi salah satu game yang paling berpengaruh dalam industri modern. Lebih dari sekadar sukses komersial, game ini membuktikan bahwa kualitas dan identitas unik sebuah game bisa lebih penting daripada sekadar mengikuti tren global.

Yoko Taro Disuruh Untuk Tidak Memperdulikan Review NieR: Automata di Barat

Kini, setelah era NieR: Automata, semakin banyak game Jepang yang berani tampil dengan identitasnya sendiri. Tanpa takut kehilangan daya tarik global.

Jangan lupa follow semua media sosial Share Button Media buat selalu update di dunia dalam gaming!

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More