Turnamen Pokemon Dibatalkan Setelah 4 Finalis Protes Menggunakan Metronome

Penyelenggaraan turnamen terkadang memiliki peraturan yang kurang disetujui oleh para pesertanya, dan tidak sedikit yang sering melakukan protes untuk hal-hal tersebut dan juga sering kali tidak di dengar oleh pihak penyelenggara. Namun hal ini tidak mematahkan semangat para peserta agar keluhan mereka di dengar, tentunya bukan dengan cara yang destruktif namun kreatif seperti yang dilakukan oleh para finalis dalam turnamen Pokemon untuk wilayah Korea Selatan, yang melakukan protes dengan Metronome.

Dilansir dari seorang finalis dari turnamen Pokemon Scarlet dan Violet di Korea Selatan, disebutkan turnamen Pokemon mereka telah dibatalkan setelah empat peserta melakukan sebuah protes yang unik. Dimana keempat finalis ini bekerja sama untuk menggunakan Pokemon yang hanya mengetahui move Metronome. Move ini merupakan sebuah move yang unik dan tidak dapat diprediksi dimana akan mengeluarkan berbagai move yang sepenuhnya random ketika digunakan.

Menurut sang finalis, Nash, pihak Pokemon Korea mengetahui hal tersebut dan tidak menyukainya dan kemudian mendiskualifikasi ke empatnya (termasuk Nash) karena menggunakan Metronome. Tujuannya adalah final turnamen Pokemon ini dipilih benar-benar melalui keberuntungan, namun The Pokemon Trainers Cup akhirnya sepenuhnya dibatalkan sebelum rencana mereka berhasil.

Usut punya usut, Nash dan finalis lainnya menggunakan cara ini untuk memberikan protes mengenai masaiah yang ada di dalam komunitas mereka. Dimana para pemain Pokemon di wilayah Asia tidak suka dengan cara turnamen digelar di sana, terutama ketika dibandingkan dengan wilayah lainnya. Terlepas dari permasalahan yang ada dan kompensasi yang tidak sesuai, yang menjadi masalah paling besar adalah format best-of-one.

Meski di diskualifikasi, namun pesan mereka sudah terdengar dengan pemain Pokemon yang kompetitif – Gabe Mendoza akan menggunakan Metronome di Milwaukee Regional Championships.


Dan untuk berita seputar dunia game lainnya bisa kalian dapatkan di YouTube, Instagram dan situs Share Button.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More