Humankind Tinggalkan Denuvo Jelang Perilisannya Untuk Hindari Masalah Performa

Denuvo merupakan salah satu teknologi DRM yang paling dikenal saat ini di market. Developer menyukainya karena, DRM tersebut bekerja. Namun banyak gamer yang tidak menyukainya, salah satunya adalah karena reputasinya yang memberikan dampak yang negatif kepada performa game.

Salah satu contoh yang cukup nyata telah hadir pada minggu lalu, dimana ketika Digital Foundary mengkonfirmasi bahwa versi bajakan dari Resident Evil Village berjalan lebih baik dibandingkan versi DRM. Penemuan tersebut cukup menarik karena game ini juga menggunakan teknologi DRM Capcom sendiri, dan patch yang dirilis belum lama ini hanya mengatakan “penyesuaan untuk mengoptimalkan teknologi anti-pembajakan.”

Dan belum lama ini, developer dari game Humankind, Amplitude Studios mengumumkan bahwa mereka melakukan penyesuaian yang berhubungan dengan Denuvo, dan dibandingkan hal yang lebih serius, pihak developer dikabarkan akan menghapus teknologi anti bajakan tersebut sepenuhnya dari game sebelum dirilis.

“Kami sudah mengerjakan game ini selama lebih dari empat tahun, dan secara personal game ini merupakan proyek impian Saya selama 25 tahun,” ujar kepala Amplitude Studios, Romain de Waubert de Genlis, di forum Humankind. “Kami telah menjadi salah satu game yang paling banyak diinginkan di Steam tahun ini, jadi kami tahu kami akan menjadi sasaran para bajak laut, lebih jika dibandingkan game-game kami sebelumnya. Jika Denuvo dapat menahan versi bajakan, bahakan hanya untuk beberapa hari, hal tersebut sudah sangat membantu kami melindungi perulusan game kami.”

“Meski demikian, prioritas kami adalah selalu menghadirkan pengalaman sebaik mungkin untuk para pemain yang membeli game kami dan mendukung kami. Denuvo seharusnya tidak pernah boleh memberikan dampak para performa pemain, dan kami tidak ingin mengorbankan kualitas untuk kalian semua.”

Keputusan ini sepenuhnya dibuat setelah closed beta belum lama ini, dimana pada saat itu ditemukan bahwa implementasi Denuvo “tidak terlalu baik,” ucap de Waubert de Genlis. Dimana permasalahan tersebut tidak dapat diperbaiki tempat waktu saat perilisan nanti.

Sumber: PC Gamer

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: