Path of Exile 2 Tidak Akan Dirilis Tahun Ini

Diumumkan pada tahun 2019 kemarin, Grinding Gear Games berharap bahwa beta untuk Path of Exile 2 sudah siap sebelum tahun 2020 berakhir. Sayangnya, COVID-19 hadir, dan membuat pengembangan game ini tersendat, sehingga para gamer masih menunggu kehadirannya game action RPG ini.

Belum lama ini Grinding Gear memperlihatkan sebuah gambaran mengenai gameplay Path of Exile 2. Berita buruknya, game ini direncanakan untuk dirilis lebih jauh dari yang diperkirakan.

Grinding Gear mengungkapkan terdapat delay yang berkelanjutan sebelum developer tream di hari Kamis kemarin. Dalam segmen Q&A sebelum streaming, Chris Wilson dari pihak studio mengumumkan bahwa sekuel Path of Exile ini akan datang terlambat dari jadwal dan tidak akan dirilis pada tahun ini. Pernyataannya tampaknya mengkonfirmasi laporan sebelumnya bahwa game ini kemungkinan akan dirilis pada tahun 2022. Seperti banyak penundaan game lainnya, Grinding Gear mengutip bahwa COVID-19  merupakan faktor yang memberikan dampak signifikan terhadap delay game ini. Meski kecepatan pembuatan Path of Exile 2 kembali, Wilson mengatakan bahwa pihak studio memiliki banyak hal yang harus dilakukan sebelum Path of Exile 2 siap memasuki beta. Ia secara khusus menyebutkan bahwa pengerjaaan pada konten campaign telah mencapai titik tengah.

Delay yang terus berlanjut mendorong beberapa orang untuk bertanya kepada Wilson apakah ia khawatir mengenai persaingan dengan RPG lainnya. Banyak yang memperkirakan bahwa Diablo 4 dari Blizzard akan dirilis sekitar tahun 2022. Jika kedua game tersebut dirilis pada waktu yang berdekatan, kemungkinan akan membuat Diablo 4 dan Path of Exile 2 saling bersaing. Meski Blizzard sendiri belum secara resmi mengkonfirmasi bahwa Diablo 4 akan dirilis pada 2022 atau tidak.

Namun, Wilson sepertinya tidak khawatir mengenai kemungkinan tersebut. Grinding Gear merasa bahwa market ARPG sudah cukup besar untuk kedua franchise tersebut.

Sumber: Gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: