Petisi refund Battlefield 2042 Telah Mendapatkan Dukungan Lebih Dari 40 Ribu Orang

Sebuah petisi telah dibuat untuk publisher Electronic Arts agar mengizinkan para pemain untuk mengklaim refund dari game Battlefield 2042.

Petisi yang ada di situs Change.org sebelumnya telah mendapatkan dukungan sekitar 29 ribu orang, dengan target 50 ribu tanda tangan. Ketika artikel ini ditulis, angka tanda tangan dalam petisi tersebut telah meningkat menjadi sekitar 46 ribu dan terus meningkat.

Berdasarkan petisi tersebut, disebutkan bahwa “perilisan Battlefield 2042 yang dilakukan oleh EA merupakan sebuah ejekan kepada para pembeli yang membeli game tersebut dengan harga 70 USD (sekitar satu juta Rupiah) karena iklan palsu EA.”

“Battlefield 2042, telah membuat konsumen rugi jutaan dolar, dan mengecewakan ribuan pelanggan diseluruh dunia. Dilansir dari banyaknya laporan konsumen, Electronic Arts, dan DICE banyak tidak menepati janji saat perilisan, dan Battlefield 2042 diluncurkan dalam keadaan tidak dapat dimainkan. Bahkan hari ini, Battlefield 2042 memiliki berbagai bug yang secara drastis mengubah pengalaman dalam game sehingga game ini dianggap oleh banyak anggota komunitas sebagai game yang dirilis meski belum selesai.”

CEO dari EA, Andrew Wilson mengatakan pada minggu kemarin bahwa pihak perusahaan tetap berkomitmen pada Battlefield 2042, dan kepada para penggemar franchise tersebut setelah perilisan yang mengecewakan.

Mengakui masalah kinerja dan rencana perusahaan mengenai game tersebut pada panggilan pendapatan kuartal ketiga, Wilson mendukung developer DICE untuk mengubah Battlefield 2042, dengan melibatkan kembali fanbase dan mengklaim bahwa game ini akan “memiliki kinerja yang baik dari waktu ke waktu.”

Tindakan untuk memperbaiki game ini tampaknya sudah dimulai, dengan DICE mengkonfirmasi bahwa mereka menunda perilisan Season 1 dari Battlefield 2042 ke musim panas nanti. Selain itu, DICE juga menunda update yang akan memperkenalkan beberapa fitur baru ke bulan Maret.

Sumber: VGC

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More