Akun Twitter The Witcher Mengomentari Musuh Baru Assassin’s Creed Valhalla

DLC besar pertama Assassin’s Creed Valhalla, Wrath of the Druids telah ditunda, dan akan dirilis pada tanggal 13 Mei nanti. Menjelang perilisannya, sang developer, Ubisoft mulai menampilkan berbagai hal mengenai apa yang akan ditemukan oleh para pemain Valhalla ketika DLC tersebut dirilis.

Beberapa hal mengenai DLC tersebut telah diketahui, termasuk bahwa para pemain akan berhadapan dengan Werewolf di Wrath of the Druids. Namun, DLC tersebut masih diliputi oleh misteri, terutama mengenai cerita dan karakternya. Dan informasi tersebut belum lama ini dibagikan oleh sang developer sendiri.

Diungkapkan melalui akun Twitter resmi Assassin’s Creed, ditampilkan gambar mengenai High King Flann Sinna, dan juga tampilan perama dari fraksi yang dikenal sebagai Children of Danu. Children of Danu sendiri yang dikenal sebagai The Cursed, merupakan orang yang mengenakan tengkorak dengan tanduk dikepala mereka, yang menurut beberapa orang terlihat snagat mirip dengan Leshen dari seri The Witcher.

bahkan akun Twitter resmi The Witcher juga mengenali kemiripan tersebut dan merespon cuitan Assassin’s Creed. The Cursed bukanlah salah satu dari serangkaian mahluk mitologi yang akan dihadapi para pemain, namun penampilannya sangat mirip dengan Leshen.

The Cursed sendiri adalah manusia, tidak sama dengan Leshen – yang merupakan mahluk yang penuh dengan dendam yang melindungi hutan yang ada di dunia The Witcher. Akun Twitter the Witcher memberikan beberapa saran untuk para pemain Assassin’s Creed, untuk menggunakan dimeritium bomb, relict oil, dan Igni sign. Yang dimana hal-hal tersebut merupakan kelemahan Leshen di The Witcher 3: Wild Hunt.

Meski interaksi kedua media sosial ini hanya candaans aja, cukup menarik melihat dua RPG terbesar dalam industri game saling berinteraksi.

Assassin’s Creed Valhalla sendiri saat ini telah tersedia di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Stadia, Xbox One, dan Xbox Series.

Sumber: Gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: