Epic Games Habiskan Lebih Dari 158 Miliar Rupiah Untuk Menghadirkan Game Gratis di EGS

Salah satu strategi yang digunakan oleh Epic Games untuk mendapatkan lebih banyak pengguna di Epic Games Store adalah dengan menawarkan berbagai game gratis setiap minggunya. Kini, berkat pertarungan di meja hijau antara Epic Games dan Apple, telah terungkap seberapa banyak dana yang dikeluarkan oleh Epic untuk dapat memberikan game-game gratis ini.

Berdasarkan pada beberapa dokumen yang belum lama ini dirilis, Epic Games telah membagikan harga yang harus mereka bayar untuk menghadirkan game-game seperti Subnautica, dan seri Batman Arkham secara gratis di Epic Games Store. Secara keseluruhan, Epic telah menghabiskan lebih dari 11,5 juta USD (sekitar lebih dari 158 miliar Rupiah) untuk berbagai game yang dihadirkan melalui Epic Games Store.

Lisensi game termahal Epic adalah game Batman Arkham, dimana Epic harus membayar sebesar 1,5 juta USD (21,6 miliar Rupiah). Kedua termahal adalah Subnautica, dimana Epic harus membayar sebesar 1,4 juta USD (sekitar 20,2 miliar Rupiah). Dilansir dari angka internal Epic, Batman dan Subnautica telah membawa sebanyak 613,912 dan 804,052 pengguna baru ke Epic.

Namun harga yang tinggi untuk game-game tersebut bukanlah yang paling mengejutkan. Yang lebih mengejutkan adalah harga yang lebih rendah yang dibayarkan oleh Epic untuk menghadirkan beberapa game ini secara gratis. Epic membayar sebesar 45 ribu USD (sekitar 650 juta Rupiah) untuk beberapa game seperti SUper Meat Boy atau RiME. Epic sendiri juga membayar sebesar 63 ribu USD (sekitar 900 juta Rupiah) untuk game For Honor milik Ubisoft.

Sayangnya, game-game besar lainnya tidak ditampilkan dalam dokumen ini. Tidak diketahui, seberapa besar yang dikeluarkan oleh Epic Games untuk menghadirkan Grand Theft Auto 5 secara gratis, dimana karena popularitas yang tinggi dari game tersebut, telah menyebabkan Epic Games Store offline untuk sementara waktu.

Sumber: IGN

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: