Fortnite Hasilkan 130 Triliun Rupiah Dalam Dua Tahun

Tak bisa dipungkiri bahwa Fortnite telah menghasilkan uang dalam jumlah besar untuk Epic Games, dan kini angka tersebut telah diketahui. Dari seluruh platform yang ada, Fortnite dikabarkan telah menghasilkan lebih dari 9 miliar USD (sekitar 130 triliun Rupiah) pada gabungan tahun 2018, dan 2019, 5,5 miliar USD pada tahun 2018, dan 3,7 miliar pada tahun 2019.

Hal ini didasarkan kepada dokumen yang dibatalkan di pengadilan hari ini sebagai bagian dari gugatan antara Epic dengan Apple. Dokumen tersebut telah dilayangkan pada bulan Januari tahun lalu, jadi tidak ada data apapun mengenai seberapa banyak uang yang dihasilkan oleh Fortnite untuk Epic pada tahun 2020. Pada saat itu, Epic memproyeksikan bahwa akan terjadi penurunan sebesar 2,8 miliar USD di tahun 2020 karena kejenuhan pasar, penurunan jumlah pemain dari waktu ke waktu, dan terdapat lebih sedikit pemain yang ingin membeli kosmetik dalam game.

Meski, tidak memiki angka pastinya, perusahaan analis mobile, Sensor Tower juga memproyeksikan bahwa Fortnite di iOS sendiri telah menghasilkan sekitar 1,2 miliar USD sebelum game tersebut dihapus dari App Store.

Totalnya, Epic Games sebagai sebuah perusahaan telah menghasilkan lebih dari 5,6 miliar USD pada tahun 2018, dan 4,2 miliar USD di tahun 2019. Dalam testimoninya belum lama ini, CEO Epic, Tim Sweeney mengkonfirmasi bahwa Epic Games telah menghasilkan 5,1 miliar USD di tahun 2020. Hal ini merupakan peningkatan yang drastis jika dibandingkan dengan proyeksi perusahaan, yang hanya memproyeksikan 3,6 miliar USD untuk tahun tersebut, dengan pendapatan mendapatkan peningkatan karena pandemi COVID-19. Sweeney juga mengkonfirmasi bahwa Fortnite kini telah memiliki 400 juta pengguna yang terdaftar.

Namun, meski Fortnite terus menghasilkan untuk Epic Games, Epic Games Store masih belum dapat memberikan profit. Pada dokumen yang sama, disebutkan ahwa Epic Games Store berhasil membawa total pendapatan sebesar 235 juta USD pada tahun gabungan 2018 dan 2019. Namun dengan biaya yang disertakan, Epic kehilangan sekitar 181 juta USD pada tahun 2019, dan diperkirakan kehilangan sebanyak 273 juta USD pada taun 2020, dan pada tahun 2021 diperkirakan akan kehilangan sebesar 139 juta USD. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kesepakatan eksklusivitas, serta penawaran game gratis yang ada di platform tersebut.

Sumber: IGN

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: