Nintendo Berjanji Untuk Meningkatkan Expansion Pack Dari Layanan Switch Online Mereka

Belum lama sejak perilisan layanan baru mereka, informasi yang ditemukan dalam dokmumen perusahaan Nintendo menunjukan bahwa perusahaan kemungkinan akan beruaha untuk meningkatkan layanan tersebut. Dalam dokumen tersebut, presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa memberikan pandangan bisnisnya mengenai performa keuangan, dan rencana perusahaan untuk tahun 2022.

Mengikuti perilisan dari Nintendo Switch Online Expansion Pack, Nintendo menjadi target kritikan dari para gamer, karena mematok biaya tambahan untuk layanan yang tidak maksimal. Sejumlah masalah besar dengan kualitas emulasi untuk game-game Nintendo 64, terutama harga, telah mendapatkan reaksi yang keras.

Dokumen tersebut merangkum data keuangan Nintendo untuk kuartal kedua tahun fiskal 2021 dan termasuk pandangan kedepan mereka, ke masa depan rencana produk Switch. Layanan Nintendo Switch Online telah bertumbuh selama beberapa tahun belakangan ini, dengan kini terdapat lebih dari 32 juta akun yang masuk ke layanan tersebut. Sayangnya, laporan tersebut tidak menyebutkan penjualan dari Expansion Pack, melainkan point selanjutnya dari laporan tersebut menyatakan bahwa perusahaan berencana untuk meningkatkan dan memperluas layanan dasar Switch Online dan ekspansinya.

Expansion Pack sendiri baru saja dirilis, namun anehnya Nintendo tidak memberikan alasan mengapa angka penjualan dari layanan ini tidak disertakan, namun dengan reaksi yang besar atas layanan tersebut, telah membuat Nintendo mengambil langkah untuk memperbaiki permasalahan tersebut, yang kemungkinan dapat meredakan amarah para gamer. Namun, Nintendo sendiri hampir tidak pernah memenuhi permintaan para gamer, bahkan trailer Nintendo Switch Online juga mendapatkan bom dislike ketika dirilis. Sejauh ini hanya waktu yang bisa menunjukan apakah Nintendo akan mendengarkan para penggemarnya atau tidak.

Sumber: Gamerant

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: