Nintendo Rilis Hardware Switch Baru Untuk Menghadapi Pembajakan

Nintendo belum lama ini telah merilis sebuah versi baru dari Nintendo Switch untuk menghadapi salah satu perangkat pembajakan yang dibuat oleh grup pembajak, Team Xecuter.

Seorang pengacara dari Nintendo mengungkapkan hal tersebut pada bulan Februari kemarin bahwa ketika pihak perusahaan mendorong hakim untuk menetapkan hukuman lima tahun penjara kepada anggota Team Xecuter, Gary Bowser, yang akhirnya mendapatkan hukuman kurungan penjara selama 40 bulan.

Pada tahun 2013, Team Xecuter telah mulai membuat, dan menjual alat yang membuat para pengunanya dapat menjalankan ROM ilegal di konsol mereka, termasuk Switch dan 3DS.

Nintendo sendiri dikabarkan telah menghadirkan hardware Switch baru yang lebih sulit untuk di bajak pada tahun 2018. Dalam sebuah transkrip hukuman Bowser, pengacara Nintendo, Ajat Singh mengatakan: “Akhirnya, Nintendo harus merilis versi baru dari perangkat keras kami sebagai tanggapan terhadap salah satu alat peretas ini, dan modifikasi ini memperlukan banyak waktu dan penyesuaian untuk manufaktur flobal, dan rantai distribusi kami, dan tentu saja sumber daya yang sesuai. Untuk lebih jelas, efek ini adalah akibat langsung dari terdakwa dan Tim Xecuter yang menyerang usaha yang kami lakukan untuk melindungi teknologi kami.”

Dilansir dari pemerintah Amerika Serikat, perusahaan Team Xecuter telah meraup puluhan juta dolar, dan menyebabkan korbannya mengalami kerugian sebesar 150 juta USD.

Sumber: VGC

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More