Netflix Sebut Mereka Tidak Berencana Untuk Mengakuisisi Studio Game Besar-besaran

Setelah melakukan akuisisi video game pertama mereka, Netflix telah mengatakan kepada pihak investor bahwa mereka tidak berencana untuk mengeluarkan uang yang banyak.

Perusahaan streaming raksasa tersebut mengumumkan pada bulan Juli kemarin bahwa mereka melakukan ekspansi ke market video game, dan telah menunjuk mantan eksekutif Electronic Arts, dan Facebook, Mike Verdu untuk memimpin.

Dan pada akhir bulan September kemarin, Netflix telah mengakuisisi Night School Studio, yang merupakan developer yang berada di belakang game Oxenfree.

Dalam panggilan pendapatan minggu ini, co-CEO Netflix, Wilmot Reed Hastings bertanya kepada sesama eksekutif mengenai bagaimana mereka akan mengatur ekspektasi “mengenai masa depan Night Schools.”

“Lagi, hal tersebut akan menjadi sesuatu yang oportunistik,” jawab chief operating officer, Gregory Peters. “Jadi, Saya ingin mengatakan untuk jangan berharap bahwa kami akan melakukan pembelian besar-besaran, atau sesuatu seperti itu. Ini akan menjadi salah satu alat yang kami gunakan, dan kami akan menggunakannya secara oportunistik ketika kami menemukan peluang besar diluar sana.”

Spencer Wang, VP of Finance perusahaan menambahkan, “Kalian bisa mengetahui dari track record kami, kami cukup selektif mengenai M&A. Namun seperti yang dikatakan Greg, ketika sebuah kesempatan tiba, dimana kami selaras dengan perusahaan tersebut, Saya pikir hal itu adalah peluang yang akan kami ambil. Namun, sekali lagi, tidak – tidak lebih dari itu.”

Sumber: VGC

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: